About

Tips agar tidak mudah sakit saat new normal. Selama belum ada vaksin untuk mencegah penularan virus COVID-19, Anda harus melanjutkan bermacam-macam pencegahan supaya tidak mudah sakit dan menerapkannya pada kehidupan sehari-hari. Kebiasaan baru yang dikenal dengan new normal. Virus COVID-19 sangat berbahaya ketika menular pada orang yang memiliki penyakit bawaan atau mempuyai kondisi kesehatan tertentu. Untuk itu, simak informasi berikut supaya tetap aman selama pandemi ini.
Beberapa bulan ini keseharian hidup Anda sudah banyak berubah. Sejak COVID-19 dinyatakan sebagai pandemi oleh World Health Organization atau WHO, berbagai kebiasaan baru yang Anda jalani dan perlahan jadi sesuatu yang normal, atau dikenal dengan new normal. New normal merupakan suatu waktu di mana Anda harus beradaptasi dan menjalani tatanan hidup yang baru untuk jangka panjang. Sesudah PSBB dicabut, apakah kebiasaan hidup akan kembali normal? Atau Anda akan mulai terbiasa dengan perubahan dan melanjutkan pada kebiasaan new normal?
Bila terpaksa harus bepergian, jangan lupa mengenakan masker untuk melindungi Anda dari droplets. Ada banyak jenis masker yang biasa digunakan. Misalnya masker medis, masker kain yang bisa dicuci, hingga masker N95 yang memiliki harga lebih mahal. Banyak masker yang dijual di pasaran, seperti Elephant Mask yang memiliki fitur replacement filter, masker 3M, masker Xiaomi, hingga masker kain yang dibuat oleh UMKM. Masker kesehatan ini harus Anda miliki dalam menghadapi new normal.
Tips agar tidak mudah sakit saat new normal. Selama belum ada vaksin untuk mencegah penularan virus COVID-19, Anda harus melanjutkan bermacam-macam pencegahan supaya tidak mudah sakit dan menerapkannya pada kehidupan sehari-hari. Kebiasaan baru yang dikenal dengan new normal. Virus COVID-19 sangat berbahaya ketika menular pada orang yang memiliki penyakit bawaan atau mempuyai kondisi kesehatan tertentu. Untuk itu, simak informasi berikut supaya tetap aman selama pandemi ini.
Beberapa bulan ini keseharian hidup Anda sudah banyak berubah. Sejak COVID-19 dinyatakan sebagai pandemi oleh World Health Organization atau WHO, berbagai kebiasaan baru yang Anda jalani dan perlahan jadi sesuatu yang normal, atau dikenal dengan new normal. New normal merupakan suatu waktu di mana Anda harus beradaptasi dan menjalani tatanan hidup yang baru untuk jangka panjang. Sesudah PSBB dicabut, apakah kebiasaan hidup akan kembali normal? Atau Anda akan mulai terbiasa dengan perubahan dan melanjutkan pada kebiasaan new normal?
Bila terpaksa harus bepergian, jangan lupa mengenakan masker untuk melindungi Anda dari droplets. Ada banyak jenis masker yang biasa digunakan. Misalnya masker medis, masker kain yang bisa dicuci, hingga masker N95 yang memiliki harga lebih mahal. Banyak masker yang dijual di pasaran, seperti Elephant Mask yang memiliki fitur replacement filter, masker 3M, masker Xiaomi, hingga masker kain yang dibuat oleh UMKM. Masker kesehatan ini harus Anda miliki dalam menghadapi new normal.

WHO mengatakan bahwa untuk proteksi diri dari penularan COVID-19 selama masa new normal Anda bisa melakukan pencegahan yang simpel, seperti rutin cuci tangan dengan teliti memakai air dan sabun atau hand sanitizer dengan kandungan alkohol, menggunakan masker, hindari bepergian ke keramaian dan jaga jarak paling tidak 1-2 meter dengan orang lain. Pada hakikatnya, selama ini sistem imun juga sudah melindungi tubuh dari penyakit.
Tetapi supaya sistem imun bekerja optimal, harus didukung melalui gaya hidup dan asupan yang seimbang. Sebuah penelitian tahun 2016 meneliti respons imunitas 210 orang pada rentang usia 8 sampai 82 tahun yang menyimpulkan bahwa faktor genetik mempunyai peran. Namun kekuatan daya tahan tubuh umumnya ditentukan oleh faktor non genetik. Faktor non genetik ini adalah hal-hal yang mungkin selama ini dilakukan dengan alami atau tanpa Anda sadari. Ada beberapa cara agar tidak mudah sakit dan tertular virus COVID-19 yang dijelaskan di bawah ini.
– Mengontrol Konsumsi Makanan
Kontrol asupan makanan bisa menjadi cara untuk menambah daya tahan tubuh supaya tidak mudah sakit, hampir sama dengan langkah pencegahan penularan virus COVID-19. Selain itu, para ahli percaya bahwa makanan juga memiliki pengaruh pada sistem imun. Berikut sejumlah rekomendasi untuk memilih makanan yang baik bagi daya tahan tubuh.
Kandungan pada bawang putih yang disebut Allicin sudah dikenal bisa meningkatkan sistem imun. Dikenal bisa meningkatkan imunitas. Buah-buahan misalnya kiwi, jeruk dan sayur seperti brokoli adalah beberapa sumber vitamin C paling baik. Bakteri baik pada saluran cerna membantu tubuh melawan infeksi. Prebiotik diperlukan tubuh untuk menjaga pertumbuhannya.
– Menjaga Gaya Hidup
Stres adalah faktor utama yang menjadi penyebab kualitas hidup menurun sehingga berpengaruh pada sistem imun. Untuk proteksi diri dari stres dan supaya Anda tidak mudah sakit, dukung melalui gaya hidup sehat dan teratur, misalnya tidur minimal tujuh sampai delapan jam setiap malam. Meditasi bisa membantu tekanan darah agar stabil dan tidak menimbulkan rasa cemas bahkan cukup 5 menit per hari. Olahraga dan aktifitas fisik membuat fungsi tubuh lebih baik sehingga bisa melawan berbagai infeksi. Lakukan olahraga paling tidak 10 menit per hari. Selain itu, Anda disarankan melakukan kombinasi antara latihan kekuatan dan kardio dan latihan selama 30 menit sehari.
– Tingkatkan Daya Tahan Tubuh dengan Suplemen Alami
Terkadang hanya makanan, belum sanggup memenuhi kebutuhan nutrisi seseorang setiap hari. Di sini yang menjadi peran penting suplemen diperlukan. Terdapat banyak jenis suplemen dengan bahan alami yang bisa dengan mudah Anda dapatkan. Salah satu bahan alami yang banyak menarik perhatian adalah cordyceps militaris. Bahan herbal ini sedang diteliti pemerintah Indonesia dalam fungsinya untuk mencegah infeksi dan penularan penyakit COVID-19. Baik melalui perlawanan pada virus atau upaya menekan kegiatan berlebihan dari sistem imun dalam perannya untuk anti inflamasi.
Untuk yang belum mengetahui bahan alami ini, cordyceps militaris merupakan jamur yang dipakai untuk membantu banyak kondisi kesehatan. Salah satunya yakni ketahanan tubuh. Cara menjaga diri dari bermacam-macam virus terutama COVID-19 perlu dilakukan supaya tidak mudah sakit. Memperbaiki dan meningkatkan dan memperbaiki gaya hidup termasuk pola makan dan tambahan suplemen adalah hal yang harus dipertimbangkan untuk jadi bagian dari new normal.
WHO mengatakan bahwa untuk proteksi diri dari penularan COVID-19 selama masa new normal Anda bisa melakukan pencegahan yang simpel, seperti rutin cuci tangan dengan teliti memakai air dan sabun atau hand sanitizer dengan kandungan alkohol, menggunakan masker, hindari bepergian ke keramaian dan jaga jarak paling tidak 1-2 meter dengan orang lain. Pada hakikatnya, selama ini sistem imun juga sudah melindungi tubuh dari penyakit.
Tetapi supaya sistem imun bekerja optimal, harus didukung melalui gaya hidup dan asupan yang seimbang. Sebuah penelitian tahun 2016 meneliti respons imunitas 210 orang pada rentang usia 8 sampai 82 tahun yang menyimpulkan bahwa faktor genetik mempunyai peran. Namun kekuatan daya tahan tubuh umumnya ditentukan oleh faktor non genetik. Faktor non genetik ini adalah hal-hal yang mungkin selama ini dilakukan dengan alami atau tanpa Anda sadari. Ada beberapa cara agar tidak mudah sakit dan tertular virus COVID-19 yang dijelaskan di bawah ini.
– Mengontrol Konsumsi Makanan
Kontrol asupan makanan bisa menjadi cara untuk menambah daya tahan tubuh supaya tidak mudah sakit, hampir sama dengan langkah pencegahan penularan virus COVID-19. Selain itu, para ahli percaya bahwa makanan juga memiliki pengaruh pada sistem imun. Berikut sejumlah rekomendasi untuk memilih makanan yang baik bagi daya tahan tubuh.
Kandungan pada bawang putih yang disebut Allicin sudah dikenal bisa meningkatkan sistem imun. Dikenal bisa meningkatkan imunitas. Buah-buahan misalnya kiwi, jeruk dan sayur seperti brokoli adalah beberapa sumber vitamin C paling baik. Bakteri baik pada saluran cerna membantu tubuh melawan infeksi. Prebiotik diperlukan tubuh untuk menjaga pertumbuhannya.
– Menjaga Gaya Hidup
Stres adalah faktor utama yang menjadi penyebab kualitas hidup menurun sehingga berpengaruh pada sistem imun. Untuk proteksi diri dari stres dan supaya Anda tidak mudah sakit, dukung melalui gaya hidup sehat dan teratur, misalnya tidur minimal tujuh sampai delapan jam setiap malam. Meditasi bisa membantu tekanan darah agar stabil dan tidak menimbulkan rasa cemas bahkan cukup 5 menit per hari. Olahraga dan aktifitas fisik membuat fungsi tubuh lebih baik sehingga bisa melawan berbagai infeksi. Lakukan olahraga paling tidak 10 menit per hari. Selain itu, Anda disarankan melakukan kombinasi antara latihan kekuatan dan kardio dan latihan selama 30 menit sehari.
– Tingkatkan Daya Tahan Tubuh dengan Suplemen Alami
Terkadang hanya makanan, belum sanggup memenuhi kebutuhan nutrisi seseorang setiap hari. Di sini yang menjadi peran penting suplemen diperlukan. Terdapat banyak jenis suplemen dengan bahan alami yang bisa dengan mudah Anda dapatkan. Salah satu bahan alami yang banyak menarik perhatian adalah cordyceps militaris. Bahan herbal ini sedang diteliti pemerintah Indonesia dalam fungsinya untuk mencegah infeksi dan penularan penyakit COVID-19. Baik melalui perlawanan pada virus atau upaya menekan kegiatan berlebihan dari sistem imun dalam perannya untuk anti inflamasi.
Untuk yang belum mengetahui bahan alami ini, cordyceps militaris merupakan jamur yang dipakai untuk membantu banyak kondisi kesehatan. Salah satunya yakni ketahanan tubuh. Cara menjaga diri dari bermacam-macam virus terutama COVID-19 perlu dilakukan supaya tidak mudah sakit. Memperbaiki dan meningkatkan dan memperbaiki gaya hidup termasuk pola makan dan tambahan suplemen adalah hal yang harus dipertimbangkan untuk jadi bagian dari new normal.